Kelompok usia: U14
Fokus: Permainan tim
Durasi: 62 menit
Latihan: 7
Bangun kebiasaan motion offence: potong, ganti posisi, screen, baca permainan. Skill yang setiap sistem butuhkan, apapun play yang lo jalanin.
Berpasangan, jarak 5 meter. 20 chest pass, 20 bounce pass, 20 overhead pass, 20 one-handed push pass (10 setiap tangan).
Warm-up fundamental yang harus dijalankan setiap latihan. Mencegah turnover tanpa hitung.
Pemegang bola passing ke rekan, langsung potong keras ke ring. Penerima kembalikan bola dengan bounce pass untuk layup terbuka.
Jalannya tertua di basket. Masih ampuh karena defender selalu lupa dengan yang pass.
Pemain wing dikejar ketat oleh defender agresif. Daripada berebut bola, potong backdoor tajam ke rim. Passer baca, berikan bounce pass untuk layup.
Hukuman untuk denial yang terlalu agresif. Setiap tim harus tahu ini.
Wing mengumpan ke high post (elbow), kemudian memotong melewati pemain high post menuju ring. Aksi off-ball klasik — digunakan dalam UCLA offence dan ditiru di setiap level sejak tahun 1960an.
Cara sederhana dan indah untuk mengajarkan membaca screen.
Five-out motion. Pass ke rekan, langsung potong ke basket. Rekan isi posisimu. Terus-menerus. Tanpa dribel, tanpa screen, murni gerak.
Fondasi setiap offence motion. Baca permainan, spacing, kebiasaan potong keras.
Five-out spacing. Pattern: pass ke wing, baseline cutter ke opposite block, screener set down-screen, screener pop ke top, ball-handler original cut off down-screen.
Flex offence klasik. Dipakai di setiap level dari middle school ke college. Selflessness dan baca screen.
Akhir latihan: masing-masing 30 detik, sentuh jari kaki, peregangan quad, peregangan hamstring, peregangan betis, peregangan lunge, peregangan punggung cobra, rotasi bahu. Total 4 menit.
Banyak pelatih lewatin. Jangan. Pemulihan dimulai di sini. Pemain yang secara konsisten melakukan peregangan jarang absen karena nyeri otot.