Kelompok usia: U16
Fokus: Skill posisi
Durasi: 68 menit
Latihan: 9
Sesi pemain post khusus. Footwork, post moves, passing hi-lo, rebounding, screening, pick-and-roll partner work.
Berpasangan, jarak 5 meter. 20 chest pass, 20 bounce pass, 20 overhead pass, 20 one-handed push pass (10 setiap tangan).
Warm-up fundamental yang harus dijalankan setiap latihan. Mencegah turnover tanpa hitung.
Latihan finishing klasik bernama George Mikan. Pemain bergantian melakukan lay-up tangan kiri dan kanan di bawah ring tanpa henti, tanpa dribel.
Membangun sentuhan di sekitar ring dan melatih tangan non-dominan untuk finishing yang efektif.
Pemain post di block, bola masuk dari wing. Tangkap dengan dua tangan, baca posisi defender, drop-step ke tengah, selesaikan dengan power layup dari dua kaki.
Gerakan post fundamental yang bekerja di setiap level — semakin besar pemainnya, semakin sulit dibendung.
Post di block, defender di belakang. Pelatih panggil posisi: high-side, middle-side, low-side. Post eksekusi counter yang tepat: drop-step middle, up-and-under, drop-step baseline.
Baca permainan, bukan hafalan. Post player yang nggak bisa baca jadi predictable.
Dua big: satu di high post (free throw line extended), satu di low block. High post punya bola, cari low post yang seal defender. Pass over the top.
Konsep dua big klasik. Princeton, Bulls, Spurs, semua tim dengan dua big skilled.
Pemain post di block. Empat gerakan bergilir, berurutan: drop-step ke power layup, jump hook, up-and-under, turnaround jumper. 5 make masing-masing sebelum lanjut.
Senua gerakan post dalam satu drill. Mengajarkan membaca defender dari post.
Standard pick & roll. Big defender 'hedge' — step out buat slow ball-handler — terus recover balik ke man-nya (roller). Defender ball-handler fight over screen.
Defensive coverage paling umum lawan pick & roll di game modern. Butuh timing presisi.
Pelatih menembak dari wing. Defender box out pemain penyerang (temukan dia, bentur dia, pegang posisi, temukan bola). Penyerang berusaha crash dan rebounding ofensif.
Keterampilan paling sering terlewatkan, paling sering memenangkan pertandingan di basket.
Akhir latihan: masing-masing 30 detik, sentuh jari kaki, peregangan quad, peregangan hamstring, peregangan betis, peregangan lunge, peregangan punggung cobra, rotasi bahu. Total 4 menit.
Banyak pelatih lewatin. Jangan. Pemulihan dimulai di sini. Pemain yang secara konsisten melakukan peregangan jarang absen karena nyeri otot.