Kelompok usia: U14
Fokus: Aksi screen
Durasi: 63 menit
Latihan: 7
Pengenalan pertama yang tepat untuk serangan ball-screen. Membaca, opsi, finishing. Fondasi setiap serangan modern.
Berpasangan, jarak 5 meter. 20 chest pass, 20 bounce pass, 20 overhead pass, 20 one-handed push pass (10 setiap tangan).
Warm-up fundamental yang harus dijalankan setiap latihan. Mencegah turnover tanpa hitung.
Fondasi serangan modern. Ball-handler keluar dari screen dan membaca pertahanan: drive kalau big drop, pull-up kalau switch, pocket pass kalau trap, kick ke wing kalau help datang.
Jalan-jalan setiap read dengan setengah kecepatan sebelum live reps.
Standard pick & roll. Big defender 'hedge' — step out buat slow ball-handler — terus recover balik ke man-nya (roller). Defender ball-handler fight over screen.
Defensive coverage paling umum lawan pick & roll di game modern. Butuh timing presisi.
Dua big di elbows, dua wing di corners, point guard di top. Kedua big set screens untuk point guard bersamaan, dia pilih satu. Big yang nggak dipake pop out untuk three; screen-roller dive.
Quick-hitter NBA klasik yang create 3-4 simultaneous reads.
PG di top dengan ball. Coach angkat jari 1-4 represent coverages: switch, hedge, drop, blitz. PG call read out loud dan execute response yang tepat.
Bangun skill guard paling penting: baca pertahanan real time.
Aksi langsung tiga lawan tiga. Make-it-take-it. Pertahanan harus membawa bola melewati garis tiga poin sebelum kembali ke serangan. Tim pertama yang dapat 7 poin menang.
Format pembelajaran terbaik dalam bola basket. Setiap skill berlaku, setiap keputusan penting.
Akhir latihan: masing-masing 30 detik, sentuh jari kaki, peregangan quad, peregangan hamstring, peregangan betis, peregangan lunge, peregangan punggung cobra, rotasi bahu. Total 4 menit.
Banyak pelatih lewatin. Jangan. Pemulihan dimulai di sini. Pemain yang secara konsisten melakukan peregangan jarang absen karena nyeri otot.